Perahu kertasku kan melaju
Membawa surat cinta bagimu
Kata-kata yang sedikit gila
Tapi ini adanya
Perahu kertas mengingatkanku
Betapa ajaibnya hidup ini
Mencari-cari tambatan hati
Kau sahabatku sendiri
Hidupkan lagi mimpi-mimpi
(cinta-cinta) cita-cita
Yang lama ku pendam sendiri
Berdua ku bisa percaya
Reff:
Ku bahagia kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada di antara milyaran manusia
Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu
Tiada lagi yang mampu berdiri halangi rasaku
Cintaku padamu…
adsense
Sabtu, 16 November 2013
Sekuntum Bunga Cantik Berwarna Ungu
Semalam, hujan membasahi jendela
Aku menuliskan namamu disana
Semalam, denting pisau dan garpu,
menjadi melodi indah dan sendu
Jika aku harus amnesia
Jika aku harus lupa semuanya..
Biarlah sekuntum bunga cantik, berwarna ungu..
Yang menjadi satu-satunya, kenangan terindah
Jika semalam hanya mimpi, bolehkah aku kembali tidur dan mengulanginya lagi?
Jika ini cinta, bolehkah aku menyimpannya?
Jika kelak kita berjodoh,
tolong simpan senyum itu
Sekuntum bunga cantik.. Berwarna ungu..
Mungkin ada yang tak setuju,
dan menolak memberikan restu
Tapi kamu tetap sekuntum bunga cantik berwarna ungu.

Yang selamanya selalu dihatiku..
Aku menuliskan namamu disana
Semalam, denting pisau dan garpu,
menjadi melodi indah dan sendu
Jika aku harus amnesia
Jika aku harus lupa semuanya..
Biarlah sekuntum bunga cantik, berwarna ungu..
Yang menjadi satu-satunya, kenangan terindah
Jika semalam hanya mimpi, bolehkah aku kembali tidur dan mengulanginya lagi?
Jika ini cinta, bolehkah aku menyimpannya?
Jika kelak kita berjodoh,
tolong simpan senyum itu
Sekuntum bunga cantik.. Berwarna ungu..
Mungkin ada yang tak setuju,
dan menolak memberikan restu
Tapi kamu tetap sekuntum bunga cantik berwarna ungu.

Yang selamanya selalu dihatiku..
Langganan:
Postingan (Atom)